Oli Transmisi untuk kendaraan

Pernahkah Anda mengalami mobil tidak kuat saat jalanan menanjak? Hal ini sangat membahayakan Anda dan pengendara lainnya. Terlebih saat kondisi jalanan sedang macet dan kontur jalanan yang licin. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui penyebabnya supaya segera dapat teratasi dan mobil tidak mengalami kendala saat melewati tanjakan. Seringkali, sumber masalah mobil tidak bertenaga saat menanjak yaitu kondisi komponen mesin yang kurang bagus. Sehingga, mesin akan sulit untuk mendorong mobil. Salah satu solusinya adalah dengan mengganti Oli Transmisi untuk kendaraan secara berkala supaya performa kendaraan tetap prima. Selain komponen mesin, berikut ini adalah penyebab mobil tidak kuat menanjak.

  1. Knalpot tersumbat. Knalpot yaitu salah satu bagian kendaraan yang berfungsi sebagai saluran akses pembuangan. Knalpot juga berfungsi untuk mengurangi kebisingan dan catalytic converter berfungsi untuk mengurangi polusi yang dihasilkan knalpot. Apabila salah satunya tersumbat, maka kemampuan mesin untuk akselerasi juga akan terhambat. Hal ini tidak hanya berdampak saat jalanan menanjak saja. Tapi juga saat jalanan datar, mobil akan terasa lambat. Penyumbatan ini terjadi karena adanya kerak karbon yang menempel dan kebiasaan pengguna yang sering menunda pengisian bensin saat bensin sudah habis.
  2. Kampas kopling habis. Kampas kopling pada kendaraan berfungsi sebagai penghubung mesin dengan sistem transmisi. Terdapat dua komponen utama pada kampas kopling, yaitu torsion dumper dan cushion plate yang bergunan untuk mengurangi hentakan dan getaran. Jika kampas kopling mulai habis, mobil akan tidak bertenaga saat tanjakan. Salah satu penyebabnya yaitu kebiasaan menggunakan setengah kopling ketika menanjak. Sehingga, menyebabkan kopling cepat haus. Ciri-ciri yang dapat Anda rasakan yaitu sulitnya memindahkan gigi transmisi.
  3. Beban mobil berlebihan. Setiap kendaraan mempunyai beban maksimal yang dapat dibawa. Jika melebihi kapasitas tersebut, akan berpengaruh pada kinerja mobil karena mesin harus bekerja lebih berat. Akibatnya, mesin akan cepat rusak. Hal ini juga berpengaruh saat mobil melewati jalur menanjak. Tenaga mobil akan berkurang karena beban yang dibawa melebihi kapasitas. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui berapa beban maksimal yang dapat dibawa oleh mobil Anda.
  4. Busi bermasalah. Busi berfungsi untuk membakar campuran bensin dan udara. Jika tidak ada busi, maka pembakaran di ruang mesin tidak dapat terjadi dan komponen sistem gerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Mobil yang kurang responsif ketika melaju disebabkan karena busi yang mulai melemah. Busi yang melemah juga dapat menyebabkan kendaraan menjadi boros bahan bakar karena pembakaran yang tidak sempurna. Selain itu, tenaga mesin tidak cukup untuk beroperasi.

Itulah faktor-faktor yang dapat menyebabkan mobil tidak kuat menanjak. Rawatlah mobil Anda supaya perjalanan Anda menjadi lancar dan tidak membahayakan pengendara lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.