Membeli saham luar negeri sebagai salah satu portofolio investasi saham memang sangat menarik, terlebih saham luar negeri memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi. Namun, ada kalanya kita bingung, saham mana yang akan kita beli. Kami memiliki sebuah ulasan tentang salah satu saham luar negeri yang saat ini sedang ramai dibicarakan, yaitu Netflix.

Harga saham netflix merosot tajam setelah adanya laporan kehilangan 200 ribu pelanggan pada Q1 202. Kapitalisasi dari Netflix turun sebanyak kurang lebih 50 Miliar US Dollar atau lebih dari 700 triliun rupiah.

Netflix merupakan layanan video streaming yang sangat populer saat ini. Untuk kamu yang sering nonton drama-drama korea pasti sudah tidak asing lagi dengan brand yang satu ini. Netflix kehilangan 200 ribu subscriber/pelanggan yang mana itu merupakan sumber pendapatan utama mereka. Hal itu menyebabkan harga sahamnya anjlok 35% dan kapitalisasi pasar turun sebanyak 50 miliar dollar.

Perang antara Russia dan Ukraina adalah salah satu penyebab hilangnya jumlah pelanggan mereka. Tidak hanya itu, tingkat inflasi yang tinggi juga berkontribusi dalam masalah ini ditambah persaingan yang ketat antar layanan video streaming.

Selama perang di Ukraina, Netflix telah kehilangan 700 ribu pelanggan dari Russia akibat sanksi perang yang diberikan. Padahal, target Netflix pada tahun ini adalah meningkatnya pelanggan baru sebanyak 2,5 juta.

Strategi Netflix dalam mengembalikan kejayaannya disebut bahwa Netflix sedang mempertimbangkan layanan gratis dan memiliki iklan, hal yang memang tidak ada pada saat ini. Netflix juga akan mengetatkan larangan untuk berbagi ID dan password, karena saat ini banyak sekali pelanggan mereka yang memberikan id dan password untuk mengakses Netflix.

Salah satu analis dari Bank of America berpendapat bahwa rencana netflix untuk mempercepat pertumbuhan dengan membatasi berbagi kata sandi dan model iklan ini tidak akan memiliki dampak yang nyata untuk waktu lama.

Pada tahun lalu, Netflix berhasil mencatatkan pendapatan sebesar 29 miliar dollar atau sebesar 430 triliun rupiah. Pendapatan operasionalnya juga naik sebesar 35,15% sementara laba bersihnya 5,11 miliar dollar. Hingga akhir 2021, netflix memiliki 221 juta pelanggan.

Netflix adalah salah satu layanan streaming terbesar di Dunia dengan tingkat pertumbuhan yang sangat masif, dimana setiap tahunnya netflix memiliki pendapatan yang terus bertumbuh dalam 10 tahun terakhir.

Beli Saham Netflix di Nanovest

Nah, apakah menurut kamu ini saat yang tepat untuk memborong saham netflix dengan melihat strategi yang akan mereka gunakan dan melihat pertumbuhan mereka dalam 10 tahun terakhir? Bila iya, maka bisa mulai membeli saham netflix melalui Nanovest dengan mudah.

Di Nanovest, ada lebih dari 2000 saham Amerika Serikat yang siap kamu miliki, salah satunya adalah Netflix. Kamu bisa membeli saham Netflix dengan mudah mulai dari Rp5000 saja. Buat kamu yang masih merasa ragu untuk membeli saham Netflix, di Nanovest kamu bisa melihat analisa pegerakan harga saham Netflix selam 5 tahun terakhir, prediksi harga 12 bulan ke depan, serta rekomendasi apakah ini waktu yang tepat untuk Buy, Hold, atau Sell. Dari analisa ini, bisa membantu kamu untuk menentukan langkah selanjutnya.

Selain itu, kelebihan Nanovest adalah saham yang kamu beli akan tercatat atas nama kamu sendiri, bukan atas nama broker. Jadi, sudah siap jadi salah satu investor netflix?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.