Berikut perkiraan gelombang tinggi BMKG pada Minggu, 10 Oktober 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. BMKG memberikan informasi dalam resminya kepada masyarakat untuk waspada gelombang tinggi.

BMKG juga memperkirakan gelombang sangat tinggi mencapai 2,5 4 meter di wilayah perairan Indonesia. Sementara itu, diinformasikan juga Typhoon Kompasu 998 hPa terpantau di wilayah Samudra Pasifik Utara Halmahera. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 25 knot.

Wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka, Selat Sunda bagian selatan, Laut Natuna Utara, dan Laut Arafuru. Terdapat 26 wilayah berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 2,5 meter dan 12 wilayah berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 4 meter.

Berikut wilayah wilayah yang mengalami potensi gelombang tinggi: Perairan Barat Aceh Selat Malaka bagian Tengah

Perairan Kep. Natuna Laut Jawa Laut Bali

Selat Lombok bagian Utara Selat Sape bagian Selatan Selat Ombai

Laut Sawu Selat Sumba bagian Barat Perairan P.Sawu hingga Kupang P.Rotte

Perairan Kupang Rotte Selat Sape bagian Utara Laut Natuna

Selat Karimata Selat Makasar bagian Selatan Laut Sulawesi bagian Barat

Perairan Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud Perairan Bitung Likupang Laut Maluku Utara

Perairan Halmahera Utara Laut Halmahera Perairan Utara Papua

Samudra Pasifik Utara Papua Laut Banda Laut Arafuru bagian Timur

Perairan Utara Sabang Selat Malaka Utara Perairan Barat Aceh Kep. Mentawai

Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung Samudra Hindia Barat Sumatera Selat Sunda bagian Barat dan Selatan

Perairan Selatan Banten hingga P.Sumba Selat Bali Lombok Alas bagian Selatan Samudra Hindia Selatan Banten hingga Sumba

Laut Natuna Utara Samudra Pasifik Utara Halmahera Samudra Pasifik Utara Papua Barat

Sementara itu, dalam resminya BMKG mengimbau agar masyarakat memeperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. "Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada,". tulisnya Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Selain itu, Kapal ukuran besar seperti kargo kapal pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

Leave a Reply

Your email address will not be published.